Detikntbcom – Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menegaskan bahwa seluruh aktivitas kedewanan, mulai dari rapat alat kelengkapan hingga kegiatan ASN Sekretariat DPRD NTB, tetap akan difokuskan di eks kantor DPRD NTB di Jalan Udayana, Kota Mataram.
Isvie menjelaskan, pembersihan puing-puing pascakebakaran gedung DPRD NTB yang hangus saat aksi unjuk rasa mahasiswa pada Sabtu (30/6) lalu masih terus dilakukan. Meski demikian, agenda DPRD tidak boleh terhenti.
“Untuk rapat-rapat lima komisi dan badan-badan di DPRD NTB akan kita lakukan di semua garasi yang sudah kita cek dan dalam kondisi layak,” kata Isvie, Selasa (9/9) di Mataram.
Politisi Golkar itu menegaskan, walaupun gedung utama ludes terbakar, kegiatan kedewanan tidak terganggu. Sejumlah alat kelengkapan DPRD bahkan sudah melaksanakan rapat bersama mitra OPD.
Diketahui, beberapa komisi dan panitia khusus (pansus) juga sempat menggunakan musholla sebagai ruang rapat darurat.
“Untuk sidang paripurna, kita tetap mempertimbangkan menggunakan ruang Rinjani di kompleks kantor Gubernur NTB. Gedung itu sangat representatif,” jelasnya.
Isvie menambahkan, dalam situasi darurat sekalipun, DPRD NTB tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.
“Kami siap menerima semua aspirasi mahasiswa maupun kelompok mana pun, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan beretika,” tegasnya. (Iba)












