Pengurus HMI Bima 2025–2026 Resmi Dilantik, Siap Songsong Indonesia Emas 2045

Pengurus HMI Cabang Bima periode 2025-2026 resmi dilantik. Pelantikan dilangsungkan di Paruga Na'e Kota Bima, Sabtu 20 September 2025 oleh Ketua HMI Badko Bali Nusra Abdul Halik. (Iba)
Pengurus HMI Cabang Bima periode 2025-2026 resmi dilantik. Pelantikan dilangsungkan di Paruga Na'e Kota Bima, Sabtu 20 September 2025 oleh Ketua HMI Badko Bali Nusra Abdul Halik. (Iba)

Detikntbcom – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bima periode 2025–2026 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Ketua HMI Badan Koordinasi (BADKO) Bali-Nusa Tenggara, Abdul Halik, di Convention Hall Paruga Na’e Kota Bima, Sabtu (20/9) malam.

Pelantikan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bima, Mariamah, didampingi Kepala Kesbangpol Kota Bima, Muh. Natsir, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua BADKO Balinusra, Abdul Halik, menegaskan pentingnya konsistensi perjuangan HMI dalam mengawal peradaban bangsa.

“HMI Cabang Bima harus tetap istiqomah bersama stakeholder, berjuang menjemput Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan kualitas kader ulul albab serta kembali pada khittah perjuangan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima, Muzakir, menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

“HMI siap mengawal setiap kebijakan pemerintah. Kritik yang kami berikan akan selalu konstruktif, sekaligus diimbangi dengan dukungan strategis demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pj Sekda Kota Bima, Mariamah, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas eksistensi HMI sebagai organisasi besar yang telah banyak melahirkan tokoh bangsa di level nasional maupun daerah.

“Dari rahim HMI lahir para pemimpin bangsa, intelektual, birokrat, aktivis, hingga ulama. Kiprah mereka membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga motor penggerak pembangunan,” ujarnya.

Lebih jauh, Mariamah menekankan bahwa Kota Bima tengah menghadapi sejumlah tantangan besar, mulai dari penataan kota, kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga masalah sosial seperti narkoba, kemiskinan, dan pengangguran.

“Semua tantangan itu tidak bisa ditangani pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk mahasiswa dan pemuda,” tegasnya.

Ia pun berharap kepengurusan baru HMI Cabang Bima dapat menghadirkan kolaborasi nyata dengan pemerintah maupun masyarakat. “Jangan hanya berhenti pada diskusi dan kajian, tetapi juga harus turun langsung ke tengah masyarakat,” pungkasnya. (Iba)