Profil Bupati Dompu Bambang Firdaus: Karier Politik hingga Terseret Dugaan Skandal Amoral

Bupati Dompu Bambang Firdaus. (Iba/Istimewa)
Bupati Dompu Bambang Firdaus. (Iba/Istimewa)

Detikntbcom – Nama Bupati Dompu Bambang Firdaus menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain dikenal sebagai Bupati Dompu periode 2025–2030, ia juga tengah menjadi perbincangan setelah muncul dugaan skandal amoral berupa perselingkuhan dengan seorang perempuan yang disebut-sebut masih berstatus istri orang.

Isu tersebut memicu polemik di tengah masyarakat dan mendapat perhatian dari berbagai elemen di media sosial. Meski demikian, hingga kini polemik tersebut masih menjadi perbincangan publik dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Latar Belakang

Bambang Firdaus lahir di Dompu pada 3 Oktober 1975. Ia merupakan putra daerah yang tumbuh dan besar di wilayah tersebut. Kedekatannya dengan masyarakat Dompu membuat namanya cukup dikenal dalam berbagai kegiatan sosial dan komunitas lokal sebelum terjun ke dunia politik.

Saat ini Bambang Firdaus menetap di Dompu bersama keluarganya dan aktif dalam berbagai agenda pemerintahan daerah sejak dilantik sebagai kepala daerah.

Riwayat Pendidikan

Perjalanan pendidikan Bambang Firdaus dimulai di Dompu. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Inpres Dorotangga Dompu pada 1982 dan lulus pada 1987.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Dompu pada 1987 hingga 1990. Pendidikan menengah atas ditempuhnya di SMA Negeri 1 Dompu mulai 1990 hingga lulus pada 1993.

Setelah cukup lama berkecimpung di berbagai aktivitas sosial dan pekerjaan, Bambang Firdaus kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi di Kota Bima pada 2018. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan tersebut pada 2022 dan meraih gelar Sarjana Ekonomi.

Aktivitas Organisasi

Sebelum terjun ke dunia politik, Bambang Firdaus dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Trail Motor Community (TMC) Dompu sejak 2018 hingga 2024. Selain itu, pada periode 2021 hingga 2024 ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Dompu.

Bambang Firdaus juga terlibat dalam kegiatan olahraga daerah. Ia tercatat sebagai bagian dari Satuan Pelaksana (Satlak) di Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Dompu pada periode 2021 hingga 2023.

Karier Politik

Karier politik Bambang Firdaus mulai menonjol ketika ia dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Dompu pada periode 2023 hingga 2024.

Jabatan tersebut menjadi salah satu pijakan penting sebelum ia maju dalam kontestasi politik daerah.

Pada Pemilihan Kepala Daerah Dompu 2024, Bambang Firdaus maju sebagai calon bupati dan berhasil mengalahkan petahana, Abdul Kader Jaelani, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Dompu.

Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi Bupati Dompu terpilih untuk masa jabatan 2025–2030 setelah melalui tahapan penetapan hasil pemilihan.

Sorotan Publik

Di tengah masa awal kepemimpinannya, Bambang Firdaus kini menghadapi sorotan publik setelah muncul dugaan skandal amoral berupa perselingkuhan dengan seorang perempuan yang disebut-sebut masih berstatus istri orang.

Isu tersebut memicu kritik dan kecaman dari sejumlah kalangan masyarakat yang menilai perilaku pejabat publik harus mencerminkan etika moral dan integritas sebagai pemimpin daerah.

Hingga kini, publik di Dompu dan Nusa Tenggara Barat masih menunggu klarifikasi resmi dari Bambang Firdaus terkait isu yang beredar. Polemik tersebut menjadi salah satu tantangan yang dihadapi dalam perjalanan kepemimpinannya sebagai Bupati Dompu. (Iba)