Detikntbcom – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Marga Harun, mewakili alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) HMI Badan Koordinasi (Badko) Bali Nusra yang digelar di Svarga Resort Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (14/1/2025).
Dalam sambutannya, Marga Harun menegaskan pentingnya peran strategis kader HMI dalam menjawab tantangan zaman, khususnya terkait isu lingkungan, keberlanjutan pembangunan, serta dinamika ruang publik di era digital.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam Musda tersebut mencerminkan kesadaran HMI terhadap persoalan ekologis yang kian kompleks dan tidak terpisahkan dari agenda pembangunan daerah maupun nasional.
“Isu lingkungan dan keberlanjutan pembangunan merupakan tantangan nyata hari ini. HMI sebagai organisasi intelektual dan kaderisasi umat harus hadir dengan gagasan kritis dan solutif,” ujar Marga Harun.
Ia juga menyoroti tantangan era digital yang menjadikan media sosial sebagai ruang baru pertarungan gagasan dan potensi konflik. Oleh karena itu, kader HMI diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam membangun percakapan publik yang sehat, beradab, dan bermartabat.
“Kader HMI harus menjadi pelopor dalam menciptakan ruang dialog yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, baik di ruang nyata maupun di ruang digital,” tegasnya.
Sebagai alumni HMI, Marga Harun menekankan bahwa nilai-nilai dasar perjuangan HMI merupakan modal penting dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas dan visioner. Ia berharap Musda HMI Badko Bali Nusra mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan daerah.
Pembukaan Musda HMI Badko Bali Nusra tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTB, Surya Bahari, yang hadir mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat. Selain itu, acara juga dihadiri oleh perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) NTB, serta jajaran pengurus dan kader HMI se-Bali Nusra.
Musda ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi dan kaderisasi kepemimpinan HMI di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Diharapkan, melalui Musda ini, HMI Badko Bali Nusra mampu merumuskan arah gerak organisasi yang responsif terhadap isu-isu kebangsaan, keumatan, dan keberlanjutan pembangunan. (Iba)












