Detikntbcom – Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RKBPL) mematangkan persiapan pelaksanaan halal bihalal melalui rapat panitia yang digelar di Gedung Kasama Weki Sekretariat RKBPL di Mataram, Minggu (12/4/2026)..
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua RKBPL, Muhammad Irwan, bersama Ketua Panitia yang juga anggota DPRD NTB, Abdul Rauf, serta jajaran panitia dan pengurus RKBPL.
Dalam keterangannya usai rapat, Muhammad Irwan menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal yang akan digelar di Auditorium UIN Mataram pada, Minggu 19 April 2026 itu sudah mencapai 80 persen.
Halal bihalal tahun ini katanya, dirancang lebih luas dengan melibatkan berbagai tokoh penting, baik dari tingkat daerah maupun nasional.
“Kami mengundang anggota DPR RI, DPD RI asal Bima dan NTB, serta kepala daerah seperti Gubernur, Wakil Gubernur, wali kota dan bupati se-NTB. Kami berharap seluruh undangan dapat hadir,” ujarnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga akan diisi dengan nuansa religius melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori internasional Muhammad Zian Fahrezi. Selain itu diisi oleh kasidah dan marawis yang bernuansa islami.
Tidak hanya itu, RKBPL juga akan merangkaikan agenda halal bihalal itu dengan pelepasan jamaah calon haji.
“Saat ini sudah ada sekitar 12 calon jamaah yang terdaftar, dan kami optimistis jumlahnya akan terus bertambah,” kata Irwan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun, dengan harapan mampu meningkatkan jumlah jamaah serta memperkuat peran sosial organisasi.
Lebih lanjut, RKBPL juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong NTB mendunia melalui pemberdayaan ekonomi umat.
Melalui pembentukan lembaga ekonomi berbasis komunitas, RKBPL ingin membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki keterbatasan modal.
“Tujuan kami jelas, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
RKBPL juga mengajak media massa untuk turut menyebarluaskan informasi terkait kegiatan dan program yang dijalankan, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (Iba)












