DetikNTBCom – Eks Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Res Narkoba) Polres Kabupaten Dompu Abdul Malik (AM) mengancam mempolisikan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Bali dan Nusa Tenggara (HMI Badko Bali Nusra) Abdul Halik karena menyebut dirinya diduga menjadi bandar narkoba di Wilayah Dompu.
Baca juga: HMI Badko Bali Nusra Berkomitmen Perang Melawan Narkoba Bersama Kapolda NTB
Ancaman tersebut disampaikan pada media ini, Sabtu 2 Desember 2023 kemarin saat meminta tanggapan dugaan keterlibatan dirinya menjadi bandar narkoba.
“Iya kalau disebut-sebut begini (nama saya) kan saya bisa laporkan (polisikan) pak, kan begitu. Saya bisa laporkan,” kata AM yang baru saja dimutasi dari Kasat Res Narkoba ke Kepala Sub Bagian (Kasubbag) OPS Polres Dompu itu melalui sambungan telpon.
Baca juga: Ternyata Bukan Dua Oknum Polisi Diduga jadi Bandar Narkoba di Bima-Dompu, Berikut Nama dan Perannya
Media ini mengkonfirmasi lebih lanjut, kapan akan dipolisikan Ketua Umum HMI Badko Bali Nusra itu?, AM enggan membeberkan itu. Namun AM menegaskan bahwa dirinya marah atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar tersebut.
“Saya kalau memang disebut-sebut begini saya bisa marah seperti ini. Dasar apa mereka bilang saya ini (bandar narkoba). Saya udah tenang-tenang udah terkait pengamanan pemilu ini saya lagi fokus ini kok saya dianukan (dituduh bandar narkoba). Kan lucu ini kan!,” katanya mengkerut.
Sebelumnya, AM menuding balik HMI MPO Badko Bali Nusra yang menaungi 3 provinsi yaitu Bali, NTB dan NTT itu ditunggangi oleh oknum tertentu untuk memfitnah dirinya.
Baca juga: HMI Badko Bali Nusra Desak Kapolda Copot Dirresnarkoba Polda NTB
“Kenapa kok nama saya disebut-sebut ini pasti ada yang suruh mereka ini, ini kan fitnah ini. Seharusnya ada dasar ini terkaitan ini ditangkap ini, ini ada kaitannya kan begitu. Ini kan dasar apa mereka bilang kalau saya bandar narkoba kan lucu,” tuding Malik yang menjabat Kasat Narkoba Polres Dompu selama 18 bulan itu.
Abdul Malik nama lengkapnya itu mengaku, bahwa selama dirinya menjabat Kasat Narkoba, banyak pelaku jaringan peredaran narkoba yang ditangkapnya jauh di atas target yang diberikan oleh institusinya yang hanya 11 kasus per tahun. Bahkan dirinya diganjar penghargaan oleh Kapolda NTB usai dirinya menjadi Kasat.
Baca juga: Kapolda NTB Didesak Tangkap Oknum Polisi Inisial H dan Istri Kapolsek Kempo Diduga Bandar Narkoba
“Saya pernah mendapatkan penghargaan itu diakhir jabatan saya itu pak karena banyak mengungkap Narkoba. Ini mereka ini kurang ajar ini. Tidak berdasar (tudingan HMI) ini,” bebernya.
Sebelumya Ketua Umum HMI Badko Bali Nusra Abdul Halik mengungkap sejumlah oknum Polri di wilayah hukum Polres Bima dan Dompu diduga menjadi bandar narkoba.
Di antaranya adalah, H oknum anggota Propam Polres Bima, R istri mantan Kapolsek Kempo Dompu yang anaknya inisial RPP sudah ditahan di Mapolda NTB, AM mantan Kasat Narkoba Polres Dompu dan MET Oknum anggota polri yang diduga kuat menjadi operator lapangan AM.
“Saya berharap sejumlah nama oknum Polri yang disebut itu dipanggil oleh Kapolda NTB untuk diperiksa dan ditangkap,” pungkasnya. (Red)












