Sumbawa (Detikntbcom),- Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (DPD IMM NTB) lantik pengurus Baru Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (26/7).
Agenda pelantikan IMM KSB yang berlangsung di Aula Kantor Camat Taliwang KSB dengan tetap menjunjung tinggi prokes.
Ketua Umum DPD IMM NTB Miftahul Khair menjelaskan, di tengah kondisi wabah hampir dua tahun terakhir melanda Indonesia khususnya KSB, semua elemen saat ini sedang berupaya mencari solusi dan jalan keluar.
Oleh karenanya katanya, sebagai kader persyarikatan dan kader bangsa diharapkan tetap waspada dan ikhtiar untuk bersama-sama melawan Covid-19.
“Sebagai generasi muda yang kuat perlu kita menghimbau kepada seluruh kader IMM dan semua elemen masyarakat pada umumnya agar kita dapat menjunjung tinggi prokes dan membantu pemerintahan dalam upaya pencegahan dan penangaanan Penyebaran Covid-19 sehingga indonesia kembali normal, karena kalau bukan dimulai dari kita siapa lagi kalau bukan saat ini mau sampai kapan” ajak Khair.
Pihaknya menegaskan, secara internal ikhtiar terbesar IMM NTB adalah melebarkan sayap membumikan Gerakan IMM di NTB.
Keberadaan IMM di seluruh Kabupaten Kota se-NTB lanjutnya, dianggap perlu mengingat IMM adalah organisasi islam moderat yang diharapkan tumbuh suburnya akademisi Islam yang berakhlak mulia menjadi pilar pengontrol serta dapat menjadi wadah yang aktif dalam mengawal segala kepentingaan masyarakat umum. Lebih khusus mahasiswa sebagai agen of change dan of control.
“Maka IMM berkomitmen akan terus menjadi wadah yang menginisiasi gerakan kemajuaan dan perubahan,” ujarnya.
Pembentukan PC IMM Kabupaten Sumbawa Barat ini diharapkan menjadi Lokomotif gerakan pencerahan yang ke depannya mampu memberikan sumbangsih positif dalam menjemput perubahan untuk daerah dan umat.
Pihaknya menyampaikan pesan kepada ketua IMM KSB bahwa amanah tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh karena kepemimpinan itu pasti akan dipertanggungjawabkan baik secara duniawi dan akhirat.
“Kepemimpinan itu adalah hal yang berat, maka butuh keikhlasan dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugas kepemimpinannya, maka memimpin ini adalah hal yang berat, di samping itu juga memimpin ini adalah menderita,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dalam membangun kemujuan organisasi dapat membangun komunikasi yang intens dengan senior dan alumni IMM KSB.
Di samping itu, IMM perlu membangun komunikasi dengan Organisasi kemahasiswaan dan Kepemudaan (OKP) lain agar lebih luas dalam melihat dinamika gerakan dan dapat memiliki patokan bahwa membangun organisasi itu tidak hanya cukup internal saja tapi juga dibutuhkan kelompok lain sebagai penyeimbang gerakan.
“Ke depannya, PC IMM KSB dapatlah membangun konsolidasi di Perguruan tinggi yang ada di KSB agar pimpinan Komisariat dapat dimaksimalkan keberadaannya, sehingga dengan itu maka akan dapat mengantarkan kita dalam menyempurnakan gerakan,” harapnya. (Iba)












