30 orang pengacara terdakwa Ketua KSU Rinjani Sri Sudarjo mengundurkan diri

Ketua KSU Rinjani Sri Sudarjo (SS) tersangka dugaan penyebar berita hoax soal dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) oleh Polda NTB pada, Rabu (16/2).

Mataram (Detikntbcom) – Sebanyak 30 orang penasehat hukum (PH) terdakwa Ketua KSU Rinjani Sri Sudarjo mengundurkan diri.

Pengunduran diri puluhan dari Kantor Hukum AN Law Office Ainuddin.,SH.,MH & Patners tersebut terkonfirmasi dari Kasi Penkum Kejati NTB Efrien Saputera seperti siaran pers diterima, Selasa 7 Juni 2022.

“30 (tiga puluh) orang penasehat hukum mengundurkan diri sebagai kuasa hukum terdakwa Sri Sudarjo tersangkut perkara ITE di pengadilan Negeri Mataram,” ungkapnya.

Pada saat persidangan lanjutnya, terdakwa Sri Sudarjo maju sendiri menghadapi persidangan sementara 30 penasehat hukumnya tidak hadir.

“Berdasarkan informasi yang diterima, 30 (tiga puluh) orang penasehat hukum terdakwa tersebut telah mengajukan pengunduran diri sebagai kuasa hukum. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat pengunduran diri 30 orang penasehat hukum yang tergabung dalam Kantor Hukum AN Law Office Ainuddin.,SH.,MH & Patners yang diserahkan kepada Majelis Hakim PN Mataram pada persidangan sebelumnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika terdakwa menyebarkan video melalui kanal youtube berisi berita yang tidak benar atau hoax dimana dalam video tersebut terdakwa mengatakan atau menuduh Pemerintah Propinsi NTB menyembunyikan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan telah menggagalkan program pemerintah terkait bantuan 3 ekor sapi untuk 1 orang peternak yang tergabung dalam kelompok koperasi KSU Rinjani dengan anggaran untuk 3 ekor sapi tersebut adalah sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) untuk per anggota KSU Rinjani.

“Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Penuntut Umum pada saat persidangan, diperoleh keterangan jika memang tidak ada program atau anggaran baik dari anggaran pemerintah pusat maupun daerah untuk pengadaan 3 ekor sapi untuk 1 orang peternak yang tergabung sebagai anggota Koperasi KSU Rinjani,” tutupnya. (Iba)