Detikntbcom – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa partai politik yang pernah memiliki basis massa besar di masa lalu memiliki peluang kuat untuk kembali bangkit di masa depan, sepanjang mampu menemukan formula dan diferensiasi yang tepat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi NTB dan Pengurus DPC PBB se-NTB, yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Senin (15/12/2025). Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PBB Gugum Ridho Putra beserta jajaran pengurus pusat.
Gubernur Iqbal mengenang pengalamannya saat berada di Jakarta pada masa Reformasi 1998. Ia menyaksikan secara langsung bagaimana dinamika politik kala itu, termasuk lahirnya kekuatan-kekuatan politik baru yang didukung jutaan massa.
“Saya berada di Jakarta tahun 1998 saat reformasi. Saya menyaksikan sendiri bagaimana sebuah gerakan bisa lahir karena keterlibatan langsung masyarakat dan mampu mengumpulkan dukungan hingga jutaan orang,” ujarnya.
Menurutnya, dalam perspektif hukum sejarah dan hukum alam, apa yang pernah besar di masa lalu memiliki peluang untuk kembali besar di masa yang akan datang.
“Persoalannya tinggal satu, apakah formulanya tepat atau tidak. Dalam sejarah, kita mengenal istilah ‘siklus sejarah’. Sesuatu yang pernah besar, secara alamiah punya potensi untuk bangkit kembali,” jelasnya.
Gubernur juga mengaitkan hal tersebut dengan konsep diferensiasi dalam dunia pemasaran. Menurutnya, partai politik yang ingin merebut simpati publik harus memiliki keunikan dan pembeda yang jelas.
“Kalau ingin mengambil seluruh pasar, maka diferensiasi itu wajib. Partai harus punya ciri khas, nilai, dan positioning yang jelas di mata publik,” katanya.
Ia menilai PBB telah memulai langkah diferensiasi tersebut melalui karakter kepemimpinan dan nilai-nilai yang diusung, dan berharap ke depan PBB dapat menemukan diferensiasi lain yang semakin menguatkan posisinya di hati pendukung maupun simpatisan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga menyampaikan harapannya agar kerja sama yang telah terbangun antara Pemerintah Provinsi NTB dan PBB, termasuk dengan dua kursi yang dimiliki PBB di parlemen, dapat terus berjalan dengan baik dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan kerja sama yang sudah terbangun ini bisa terus diperkuat untuk kepentingan masyarakat NTB,” pungkasnya. (Iba)












